Monday, December 10, 2012

Tips Naik Pesawat 2

Tips Jadi Penumpang Pesawat yang Baik

Saat asyik makan, penumpang pesawat di depan Anda tiba-tiba menurunkan senderan bangkunya. Bruk, tak hanya kaget tetapi makanan pun jadi berhamburan. Pernah mengalami ini? Tentu hati pun jadi kesal. Nah, agar Anda tidak menjadi penumpang pesawat yang dianggap menyebalkan bagi penumpang lain, berikut tips sebagai penumpang pesawat yang baik.

Perhatikan waktu saat check-in. Antrean panjang saat check-in sering terjadi karena setiap penumpang berlama-lama mengurusi hal sepele. Saat mengantre siapkan di tangan tiket pesawat dan kartu identitas Anda.
Jika Anda membawa bagasi, ketahui batas berat bagasi yang diperbolehkan. Jangan lupa mengemasnya dengan benar. Biasakan untuk menaruh barang bagasi tidak lebih dari dua buah, misalnya cukup satu koper dan satu dus. Tentu Anda pernah sebal melihat orang yang tidak mempersiapkan barang-barang yang akan dimasukan ke bagasi.
Apabila Anda datang bersama rombongan dan terbang ke tujuan domestik, pastikan ada salah satu orang yang datang paling awal dan melakukan check-in untuk semua rombongan, cukup dengan memiliki fotokopi identitas setiap orang tersebut. Setelah semua datang, Anda dan rombongan tinggal memasukkan bagasi saja.

Menepilah saat berjalan di lorong pesawat. Setelah menemukan tempat duduk di pesawat, segeralah masuk ke area kursi, untuk memberikan jalan bagi penumpang yang berada di belakang Anda. Jika Anda membawa tas yang ingin diletakkan di kabin atas, Anda bisa menunggu jika lorong lebih sepi untuk menaikkan tas di kabin atas. Atau, jika tubuh Anda cukup tinggi, berdiri di area kursi dan bukan di lorong pesawat, lalu julurkan tas ke arah kabin.
Duduklah di kursi yang telah ditentukan. Seringkali orang mencari kursi lain saat melihat ada kursi yang kosong, bahkan sebelum pesawat lepas landas. Tetaplah duduk di kursi yang memang sesuai dengan nomor boarding pass Anda. Selain untuk alasan keselamatan, bisa jadi memang ada orang yang duduk di kursi tersebut.

Matikan alat elektronik. Matikan benda-benda elektronik seperti handphone dan laptop selama penerbangan. Sinyal yang dikirimkan dapat mengganggu sistem navigasi pesawat dan hal ini akan membahayakan penerbangan. Jangan menunggu sampai awak kabin menegur Anda untuk mematikan handphone.
Cerita sedikit : waktu saya naik pesawat tujuan ke Jakarta, sudah masuk ke pesawat dan siap-siap mau berangkat saya sudah matikan alat telekomunikasi / elektronik; tapi ada saja penumpang yang nakal belum mematikan alat elektroniknya padahal sudah ditegur oleh sesama penumpang tapi tetap tidak mau mematikan alat elektroniknya. Yang lucunya ada penumpang pakai tablet main facebook-an (red) / main game online. Ntar ada kejadian pesawat kehilangan kendali komunikasi ke menara bandara / hilang komunikasi. Jadi SIAPAKAH YANG DISALAHKAN KALAU SUDAH TERJADI AKIBAT KELALAIAN MANUSIANYA SENDIRI YANG TIDAK MAU MENURUT AKAN ATURAN YANG SUDAH ADA / BAKU.
 
Perhatikan demo keselamatan. Di banyak maskapai, demo keselamatan masih diperagakan oleh awak kabin pesawat. Perhatikanlah demo tersebut walaupun Anda telah sering melihatnya. Berikan sedikit penghargaan bagi mereka.

Menurunkan senderan bangku. Tak masalah jika Anda ingin menyenderkan bangku. Namun lakukan hal tersebut setelah pesawat lepas landas dan tanda sabuk pengaman sudah dimatikan. Perhatikan pula orang di belakang Anda, apakah sedang membuka meja makan atau tidak.

Perhatikan orang di sebelah Anda. Tak perlu memaksanya mengobrol jika ia terlihat lelah dan ingin tidur. Pastikan juga jangan menguasai daerah kursinya, seperti meletakkan tas di kursinya atau membentangkan koran hingga mengenai orang di sebelah Anda.

Membawa anak. Anak menangis di pesawat memang wajar. Namun, jika Anda membawa bayi, pastikan Anda membawa semua perlengkapan dan kebutuhan untuk bayi Anda, seperti minuman air putih, cemilan, maupun susu. Juga bawakan mainan untuk si kecil. Jika Anda berencana ingin menyusui bayi Anda di pesawat, maka saat check-in mintalah duduk di dekat jendela. Serta bawalah penutup saat menyusui, sehingga Anda pun nyaman menyusui si kecil. Anda juga harus mengenakan sabuk khusus untuk bayi pada si kecil.

Tak perlu buru-buru turun. Saat mendarat, duduklah sampai tanda mengenakan sabuk pengaman dimatikan. Baru kemudian Anda bisa berdiri untuk mengambil tas di kabin. Setelah itu, tak perlu tergesa-gesa untuk turun sampai-sampai mendahului orang yang di depan Anda, biarkan saja orang di depan Anda untuk jalan terlebih dahulu. Jika Anda memang terburu-buru dan orang di depan Anda masih sibuk dengan tasnya, mintalah dengan sopan pada orang di depan Anda, bahwa Anda ingin berjalan lebih dahulu.

Sumber : http://bandaraonline.com/tips-penerbangan/tips-jadi-penumpang-pesawat-yang-baik

Sopan Santun Naik Pesawat

Etika Naik Pesawat Terbang

 Ketika berada di area publik, kita harus tahu dan bisa menjaga etika agar tidak mengganggu orang lain, termasuk ketika kita di dalam pesawat terbang. Etika atau tata krama di pesawat terbang , kereta api atau bus sangat berbeda. Ketika kita berada di dalam pesawat terbang ada beberapa etika yang harus dipatuhi untuk menjaga kenyamanan sesama penumpang, antara lain.

1. Menggunakan Sandaran Tangan di Kursi
Sandaran tangan di kursi pesawat terbang bisa jadi masalah bila salah satu penumpang bersikap egois. Misalnya meletakkan tangan melebihi jarak yang seharusnya. Maka dari itu, tunjukkanlah toleransi bahwa Anda maupun teman sebangku menggunakan sandaran tangan secara adil. Anda tentu akan merasa risih, jika tangan Anda bersentuhan dengan tangan orang asing, begitu juga sebaliknya. Saat bangun dari kursi pesawat, jangan bertumpu pada kursi di depan Anda tapi gunakan sandaran tangan di kursi Anda sendiri.

2. Jaga  Bicara dengan Teman Perjalanan
Beberapa orang ada yang dengan mudah berkenalan dan menjadi akrab dengan penumpang lain yang duduk di sampingnya. Tapi sebagian lagi lebih suka dibiarkan sendiri dan dengan tenang menikmati perjalanan. Kenali dulu karakter penumpang di samping Anda. Jika lebih banyak Anda yang berbicara, itu tandanya si teman seperjalanan terganggu dengan sikap banyak bicara Anda. Untuk itu segeralah berpaling dan akhiri pembicaraan.

3. Hati-hati Membawa Koper/Tas
Membawa koper atau tas di dalam pesawat juga ada etikanya. Bawa barang bawaan di posisi depan selagi Anda berjalan melewati lorong kabin. Menyampirkannya di bahu atau memanggulnya di punggung bisa mengenai penumpang lain yang sudah duduk di kursi atau berada di belakang Anda.

4. Hindari Membaca Suratkabar Berukuran Lebar
Jika ingin membawa bacaan, hindari koran atau suratkabar berukuran lebar. Saat membacanya, Anda harus melebarkan kertas dan itu bisa mengganggu penumpang di sebelah Anda. Jika harus membaca sesuatu agar tidak bosan selama penerbangan, bawalah majalah, tabloid berukuran mini, novel atau buku.

5. Duduk di Sebelah Koridor Jika Sering Buang Air Kecil
Anda termasuk orang yang sering bolak-balik ke toilet? Maka pesanlah kursi di samping koridor pesawat untuk memudahkan Anda ke toilet, juga menghindari mengganggu penumpang lain. Hindari memilih window seat, Anda akan membuat kesal penumpang di samping Anda karena harus sering-sering bergeser atau berdiri untuk memberi ruang agar Anda bisa keluar.

6. Jangan Menyetel Volume Musik Terlalu Keras
Anda suka mendengarkan musik selama penerbangan? Jangan menyetel volume musik terlalu keras. Meskipun menggunakan headphone, suara dari pemutar musik bisa saja terdengar penumpang lain jika diputar dengan volume maksimal. Percayalah, Anda tidak perlu mendengar musik keras-keras hanya untuk menikmatinya.

7. Jangan Mencuri Lihat
Jangan ikut membaca atau melihat majalah, atau buku yang sedang dibaca orang di samping Anda. Melalui jangkauan sudut mata, seseorang akan menyadari bila ada orang lain yang juga melihat apa yang dibacanya. Itu akan membuatnya terganggu karena merasa diawasi. Terlebih lagi, jangan pernah berkomentar tentang artikel atau kisah yang sedang dia baca.

8. Sabar Menunggu Giliran Turun
Jangan menyerobot antrean begitu pesawat mendarat, kecuali ada keadaan darurat yang mengharuskan Anda segera turun. Tunggulah giliran Anda, perbedaannya hanya beberapa menit dan sikap sabar Anda akan memudahkan setiap penumpang, termasuk staf penerbangan. Sebagai contoh, jika Anda berada di kursi nomor 37D dan seorang wanita yang menempati kursi 36D sedikit lambat mengambil kopornya, tunggulah sebentar, jangan mendorongnya agar Anda bisa lewat karena itu sikap yang kasar.

Sumber : http://bandaraonline.com/tips-penerbangan/etika-naik-pesawat-terbang

Tips Naik Pesawat 1

Tips Meminimalisasi Kehilangan Barang Bagasi

 Kita sudah sering mendengar seorang penumpang pesawat kehilangan barang bagasinya. Atau bahkan anda sendiri pernah mengalami kehilangan barang bagasi saat naik pesawat. Kehilangan barang bagasi bisa menjadi tragedi yang sangat tidak diinginkan bagi traveler manapun. Meski hanya satu, kehilangan barang sungguh bukan pengalaman yang menyenangkan. Ada beberapa cara untuk mengurangi kesempatan Anda kehilangan barang bawaan saat sedang traveling. berikut ini Tips Meminimalisasi Kehilangan Barang Bagasi di pesawat :

1. Gunakan koper yang tidak terlalu mahal
Jika Anda sering traveling, tentu sudah hafal betapa kehilangan bagasi adalah masalah yang sering terjadi. Mendapati bahwa bagasi hilang dan belum bisa ditemukan langsung terbayang berapa benda hilang yang ada di dalam sana. Untuk menghindari hal tersebut, gunakan koper yang tidak terlalu mahal. Ini berguna untuk menghindari pencuri yang tertarik dengan koper Anda. Namun pastikan juga tas atau koper Anda cukup kuat dan tahan banting. Karena tentu tak ingin barang-barang Anda berantakan.

2. Warna koper yang mencolok
Untuk memudahkan mengenali koper milik kita dalam jarak tertentu, sebaiknya menggunakan koper dengan warna yang mencolok.  Warna oranye, kuning nyala atau merah terang jadi beberapa alternatif warna yang bisa dipilih. Usahakan warna koper masih jarang digunakan banyak orang. Atau, pilih koper dengan warna-warni yang terang.

3. Gunakan label nama yang cukup besar
Label nama kecil tidak akan terlalu berpengaruh karena jadi mudah hilang. Agar lebih aman, pilihlah label nama yang lebih besar dan kuat. Juga, pasang label nama lebih dari satu. Ini untuk jaga-jaga jika salah satu label di koper tertarik atau copot dari badan tas atau koper Anda. Tulislah dengan spidol yang jelas dan Anti air sehingga meminimalisasi lunturnya tulisan dari label.

4. Simpan bukti bagasi
Saat menaruh bagasi, pastikan Anda mendapat daftar barang bawaan Anda yang sudah dicek pihak maskapai. Jika tiba-tiba bagasi raib, setidaknya Anda bisa mengklaim kehilangan barang dengan membawa daftar tersebut. Pastikan Anda bisa mengklaim kehilangan sehingga bagasi raib tersebut bisa lekas dicari atau diganti.

Sumber : http://bandaraonline.com/tips-penerbangan/tips-meminimalisasi-kehilangan-barang-bagasi

Tuesday, December 4, 2012

Perbedaan Windows 8 RT & Windows 8


Perbedaan Windows 8 RT   &  Windows 8



Tampilan Windows 8

Tampilan Windows 8 lebih smooth dan banyak dengan permainan warna di tiap kotak-kotak.

Windows 8 RT
OS Windows 8 RT dirancang untuk Tablet dan PC, mempermudah pemakai / user. Dengan tampilan baru ini Microsoft membuat Windows 8 RT untuk memperpanjang umur baterai, tekan tombol langsung terhubung dengan email, jejaring sosial, dan aplikasi yang support dengan Windows 8 RT dan selalu up to date, dan disertakan Office Home & Student 2013 Preview (Preview : Word 2013 RT, Excel 2013 RT, PowerPoint 2013 RT dan OneNote 2013 RT).
Jika Anda ingin menginstall perangkat lunak (Software) seperti Adobe Photoshop atau versi lama dari Office harus memakai Windows 8 atau Windows 8 Pro.

Windows 8
Membeli produk tablet baru, convertible, Ultrabooks, Laptop dan All-in-One PCs. Windows 8 support dengan software desktop yang ada dan aplikasi yang ada di Windows Store.

Windows 8 Pro
Untuk versi ini Windows 8 Pro banyak fitur yang sudah disediakan (Performance Jaringan dan Enkripsi), dan bisa menginstall aplikasi – aplikasi lainnya.
Untuk bisa menginstall / support semua aplikasi alangkah baiknya memakai Windows 8 Pro.